KBA SMAN 46 Mengubah Paradigma “TEXAS” di masyarakat

Ada sebuah momok yang menghantui SMAN 46 Jakarta  yakni nama julukan Texas dan reputasi sebagai pelaku kekerasan yang melekat pada nama itu. Sebutan ‘Texas’ yang merupakan akronim dari Tentara Extrim Anti STM mulai digunakan oleh para pelajar SMAN 46 Jakarta yang gemar baku hantam sejak tahun 1980an. Di tahun 1990an, nama ‘Texas’ makin disegani karena kerap tawuran dengan STM.

Melihat reputasi ‘Texas 46’ yang begitu brutal, tak beradab, keji lagi antagonis tak heran jika Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pernah memerintahkan agar Texas 46 dibubarkan. Tentunya hal itu tak bisa dilakukan karena Texas 46 adalah sebuah organisasi informal. Ucapan itu, sebenarnya adalah wujud kristalisasi kegeraman beliau terhadap sepak terjang segelintir siswa SMAN 46 yang telah melampaui segala batasan moral.

 

Karena hal itulah, KBA SMAN 46 sebagai wadah bagi Alumni SMAN 46 Jakarta yang resmi dan telah Sah terdaftar di Indonesia sebagai perkumpulan dengan legal dan sudah memiliki Akta Pendirian Perhimpunan yang ditandatangani oleh Notaris, merasa berhak dan perlu meluruskan dan membantu upaya rehabilitasi nama SMAN 46. Setidaknya KBA SMAN 46 mendeteksi sumber masalah yang jelas-jelas ada. Jika kita melihat insiden insiden yang terjadi, kita bisa menyimpulkan bahwa ada oknum alumni SMAN 46 yang mengidentifikasi diri sebagai Texas 46 merasa memiliki kuasa absolut, kuasa absolut itu kemudian mereka arahkan untuk konsolidasi dan partisipasi dalam sejumlah kegiatan yang cenderung menerobos kaidah-kaidah hukum serta moral.

Maka dari itu, KBA SMAN 46 mencoba mengorganisir pada alumni untuk menyalurkan sumber dayanya, energinya serta kemampuan finansialnya kepada sejumlah kegiatan yang lebih bermanfaat. Mengingat dengan adanya status badan hukum, kini KBA SMAN 46 telah sah untuk menghimpun dana amal. Maka kami membuat sejumlah kegiatan seperti KBA Care membantu alumni yang sakit dan meninggal dengan memberikan santuan dan menjenguk.

         

KBA SMAN 46 juga mengadakan kegiatan Pembagian Sembako kepada alumni yang kurang beruntung, mengadakan pembagian takjil disekitar masyarakat SMAN 46, menjenguk alumni yang sakit serta KBA SMAN 46 juga melakukan takziah kepada sesama alumni yang berpulang. Semua itu dilakukan demi menjalankan kewajiban mendasar kita sebagai Manusia yang Beriman, dan juga untuk merehabilitasi, merestorasi dan merestrukturisasi baik nama, reputasi dan fungsi Alumni SMAN 46 secara mendasar dan menyeluruh.

1 thought on “KBA SMAN 46 Mengubah Paradigma “TEXAS” di masyarakat”

  1. Muhammad Daud Zuhdi

    Assalamu’alaikum Wr.Wb.
    Saya Muhammad Daud Zuhdi Alumni SMAN 46 Lulus 1983,
    Saya Dan Bersama Teman2 Mendirikan Grup Texas 46 dengan Tujuan Tempat Berkumpul nya Kami untuk suatu Kebersamaan yang terdiri dari Belasan Siswa & Siswi SMAN 46,
    Dan Nama Texas Tercetus Begitu Saja Pada Saat itu karena saat itu sedang Demam Serba USA,
    JADI BUKAN Singkatan Tentara Extrim Anti STM, Mungkin itu Plesetan dari Alumni Penerus 46 setelah kami,
    Kami Tidak Pernah Menyerang STM/SMA Lain Pada Saat itu,
    Tapi Kami disegani oleh STM/SMA Lain karena Anggota Kami Rata2 Punya Beladiri yg Cukup tangguh dan Mungkin Anggota Kami sudah Punya Nama pada Saat SMP,
    Bahkan Kami sering Mencegah Tauran antara SMAN 9 vs 11 (Sekarang SMAN 70) atau vs SMAN 6 arau STM, Karena SMAN yg Terdesak Meminta Bantuan Kami untuk Menemui & Mendamaikan dengan STM atau SMAN 9 yg Pada Saat itu ditakuti,
    Untuk Tambahan Info:
    Anggota Texas Team 46 Angkatan 83 Banyak Lulus Sarjana Dalam & Luar Negeri,
    Bahkan Banyak Yang Sukses Menjadi Pengusaha Menengah Atas dan Ada Yang Sukses Karrier nya Di Perusahaan Minyak Asing, Serta ada Yang Menjadi Pejabat Esselon 1 Sebagai Irjen di Salah Departemen,
    Demikian Konfirmasi kami Alumni SMAN 46 Lulus 1983 dan Pendiri Texas Team 46,
    Mohon Bantuannya Adik2 Alumni agar Meluruskan hal Ini Agar Paradigma Texas Team 46 Tidak Seburuk atau se Negatif saat ini,
    Terimakasih,
    Wassalam Wr.Wb.

Leave a Reply

Your email address will not be published.